Sabtu - 27 Agustus 2016 - pukul 17:53:06 WIB
BPKD PROV. KALBAR ADAKAN BIMTEK PENGELOLAAN ARSIP NASIONAL (MANAJEMEN ARSIP VITAL)

PONTIANAK (25/08) Barang milik negara/daerah merupakan potensi ekonomi yang dimiliki oleh negara/daerah. Potensi ekonomi bermakna adanya manfaat finansial dan ekonomi yang dapat diperoleh pada masa yang akan datang, yang dapat menunjang peran dan fungsi pemerintahan daerah sebagai pemberi pelayanan publik kepada masyarakat. Barang milik negara/daerah yang selama ini diharapkan dapat bermanfaat dalam meningkatkan fungsi pelayanan kepada masyarakat, pengelolaannya banyak menimbulkan permasalahaan. Banyak laporan keuangan dari lembaga pengguna barang tidak memperoleh pendapat apapun (disclaimer) dari lembaga pemeriksa keuangan, bahkan di banyak tempat terjadi sengketa terkait dengan kepemilikan barang milik negara/daerah. Kondisi tersebut semakin mengurangi tingkat efisiensi dan pengelolaan barang milik negara/daerah dalam mendukung terciptanya tata pemerintahan yang baik (good governance). Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Perpustakaan, Kearsipan dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Barat (Drs. IGNASIUS IK, SH., M.Si) dalam acara pembukaan “Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Aset Nasional (Manajemen Arsip Vital)” yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang dalam hal ini Badan Perpustakaan, Kearsipan dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak pada tanggal 25 Agustus 2016. Bimtek tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 25 s.d 26 Agustus 2016 di Hotel Gajahmada Pontianak yang diikuti oleh 40 peserta terdiri dari arsiparis, pejabat struktural di Lembaga Kearsipan Daerah dan para pengelola aset di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Narasumber kegiatan tersebut berasal dari BPKD Prov. Kalbar dan Tim ANRI yang dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan (DR. Andi Kasman Makkuaseng).

Menurut IGNASIUS IK, salah satu penyebab terjadinya keadaan tersebut adalah bahwa pengelolaan barang milik negara/daerah belum dilaksanakan secara komprehensif termasuk penertiban dokumen/arsip yang berkaitan dengan barang milik negara/daerah. Banyaknya kasus yang berkaitan dengan barang milik negara/daerah dalam hubungannya dengan perseorangan maupun organisasi di luar pemerintahan, menuntut kita untuk mengambil langkah-langkah guna menertibkan penataan dokumen yang berkaitan dengan keberadaan barang milik negara/daerah. Oleh karena itu perlu membuat program Pengelolaan Arsip Aset di seluruh lembaga negara dan pemerintahan daerah.

Pada akhir sambutannya, IGNASIUS IK mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mngucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Arsip Nasional Republik Inodnesia (ANRI) yang telah memilih Provinsi Kalimantan Barat sebagai tempat dilaksanakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Aset Nasional (Manajemen Arsip Vital). Semoga kerjasama yang baik dan telah terjalin selama ini dapat diteruskan di masa-masa yang akan datang. Kepada para peserta, agar memanfaatkan momentum bimtek ini sebagai peluang untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuannya dalam pengelolaan aset sehingga pada akhirnya dapat diterapkan di lingkungan instansinya masing-masing (Yae/BPKD).