Jumat - 29 Desember 2017 - pukul 22:08:46 WIB
Dari Kalbar Book Fair 2017 : Pameran hingga Peluncuran iKalbar

Minat masyarakat Indonesia untuk mendapatkan buku-buku berkualitas bahkan berdiskon bisa dipenuhi melalui ajang pameran. Salah satunya adalah di Kalbar Book Fair 2017 yang berlangsung pada 1-7 November 2017 di Rumah Radakng. Bersamaan dengan itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar meluncurkan iKalbar.

Hari pertama, Rabu (1/11), pembukaan Kalbar Book Fair 2017 sudah ramai dikunjungi masyarakat. Buku-buku yang ada di stan pengunjung sudah banyak yang laku. Termasuk lapak buk murah, mulai dari lima ribuan menjadi incaran.

Pameran yang sekaligus merayakan 1600 Literasi Nusantara ini pun diikuti banyak penerbit lokal maupun nasional. Menggunakan konsep terbuka, acara ini bervariasi karena melibatkan seniman lokal. Pameran foto, musik, dan karya seniman lainnya turut mewarnai acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie.

Dikatakan M. Zeet, pemerintah mendukung penuh kegiatan ini guna memajukan budaya literasi di Kalbar. Bahkan dia juga berharap, semakin banyak buku-buku ilmiah yang bisa diterapkan masyarakat dalam menunjang perekonomian.

“Harus dibuat bahan bacaan yang menjadi kebutuhan masyarakat. Misalnya, bagaimana masyarakat bisa meningkatkan harga karetnya, tetapi tradisi literasinya dibuat dengan bahasa yang sederhana, kalau perlu bahasa lokal yang bergambar, sambil bercerita,” papar dia.

Bersamaan dengan itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar meluncurkan iKalbar. Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando turut ambil bagian dalam peluncuran aplikasi tersebut. Dia mengatakan, iKalbar diharapkan bisa menyasar pembaca hingga ke daerah. “Aplikasi ini bisa memudahkan masyarakat untuk meminjam buku tanpa harus ke perpustakaan,” jelasnya.

iKalbar merupakan aplikasi digital berbasis buku yang memudahkan masyarakat meminjam buku. Layaknya perpustakaan umumnya, di dalamnya terdapat beragam judul buku dari karya para penulis. Untuk mengaksesnya, masyarakat bisa menggunakan telepon pintar, laptop atau perangkat komputer yang terkoneksi dengan internet. Saat meminjam, pengunjung akan diberi waktu. Misalnya waktu peminajman tiga hari, maka akan otomatis setelah seminggu kemudian, buku tersebut akan kembali. Sistemnya sudah diatur oleh komputer.

Sulasmo Sudharno, CEO Aksaramaya ini adalah orang dibalik terciptanya iKalbar. Dikatakan dia, penulis yang bukunya sudah dibeli dan dialihkan dalam bentuk digital tidak perlu khawatir dengan prakt